cuma pengen nulis…

Saat dimana ada hujan, saat-saat dimana aku akan menanti bunga berjatuhan terbawa arus…
Saat dimana aku akan merasa menjadi sendiri
Saat dimana semua rasa berawal…
Mengenangmu…menunggumu dan menginginkan kehadiranmu…
Saat itulah semakin terasa perbedaanya menjadi dirimu yang di sana…

Sayanganya aku bukan seniman atau penyair yang mampu menyapamu dengan indah…
Seseorang yang tangguh, yang mampu meruntuhkan langit dan menghadiahkan bulan.
Sayangnya aku hanya seorang pemimpi yang hanya bisa mengangankanmu….

Bahkan hingga sekarang, aku masih mampu merasakan kepecundanganku.
Bukannya aku selalu merasa tak sempurna di hadapanmu,
Aku hanya tak bisa menunjukkan kelebihanku.

Aku sukaimu karena ku mampu…
Dan karena kemampuanku…ku rela hanya memimpikanmu…

***
Oke…kata Emak, Bapak, Emas…dan semua orang…,jangan menyentuh kata-kata cinta ketika kamu masih kecil (bahkan biarpun aku udah SMA, aku ngerasa masih kecil…).
Selama ini aku baru sadar apa yang di-suggest buat aku dari emak, bapak de el el bener. Temen-temen dengan usia yang paling tua 19 tahun, sudah harus nangis gara-gara putus…Padahal menurutku, arti dari air mata dengan “cinta” yang mereka alamin, itu lebih dalem. Menurutku, air mata adalah hal paling sakral, di saat hatiku disentuh oleh teguran Tuhan mengenai kehidupanku sekarang dan apa yang akan terjadi di masa mendatang. Bukannya dengan penuh kesyahduan menangisi seorang pacar yang dengan tega memutuskan hubungan.
Well, orang boleh mengejek dan orang boleh berpendapat. Karena ampe sekarang, konsep “cinta” temen-temenku belum ada yang nyampe di otakku. Mereka boleh memandang sebelah mata. Tapi, aku merasa aku hebat karena aku bukan korban “mode”. Di mana anak-anak remaja harus sudah dibebani masalah per”cinta”an. Aku hidup dalam dunia yang berbeda yang membuatku nyaman. Yang sekarang kupikirkan tentang “cinta” adalah…gag tau…kenapa gag tanya waktu aja yang bakal nge-dewasain aku dan membuatku mengerti suatu saat di saat yang tepat dalam moment yang spesial…

Diterbitkan di:  on 21 Mei, 2009 at 7:17 am Tinggalkan sebuah Komentar

hoah…hem…

Bukan berarti aku akan berhenti hari ini
Hanya saja aku akan beristirahat untuk sejenak…
Karena perlahan-lahan sudah mulai surut semangat yang dulu menggila.
Bukannya aku tak mau mendengar semua nasehatmu,
Hanya saja aku tak sanggup untuk mendengarnya…
Selamanya aku tak mau berhenti ataupun dihentikan…
Namun sekarang aku lebih mencoba untuk tau bagaimana maju…
Sementara orang lain masih sibuk memperbaiki semangatnya,
Aku juga sedang berperang melawan kebingunganku…

Aku sekarang hanya mau berdiam sementara…
Aku sekarang tidak mau mengubah yang sudah kukerjakan…
Aku sekarang hanya tinggal aku yang dulu…
Aku sekarang bukan aku yang akan datang…

Itulah aku yang sedang nganggur gag jelas dan pengen ngisi blog…nulis gag karu-karuan dan gag ada maknanya…Coba aja didalemin, pasti gag akan dapet makna apa-apa.(hah…hah…hah…)
Karena hari kelulusan semakin dekat dan semakin dekat dan semakin dekat…yang terjadi sekarang adalah rasa deg-degan hingga rasa ingin makan dan boker jadi semakin sering tertukar…Terkadang ke kamar mandi bawa-bawa piring…terkadang kalo udah bawa piring malah keduluan pengen boker…Behh…aku bener-bener gag nyangka ada hal kayak gitu…
Dan selain menghindari stress dengan nulis blog yang gag ada maknanya, setiap harinya aku ngelakuin kegiatan yang sangat-sangat menguras tenaga. Seperti ngupil dengan jurus jongkok dan kentut pake action mer-lin mon-ro(amit-amit jabang baby…)
Ya gitulahpokoknya. Demi mempersiapkan kemerdekaan abadi yang berdasarkan kepada:1. nilai UNAS yang baik, 2. Diterima di perguruan tinggi yang baik maka dari itu, disusunlah suatu angan-angan yang tinggi untuk membentuk pribadi suka ngelamun dan kerakyatan bagi semua…(yang terakhir gag nyambung)

Diterbitkan di:  on at 7:17 am Tinggalkan sebuah Komentar

aku dan fb

Inilah yang terjadi kalo orang gaptek dengan intelektualitas tinggi menggunakan akal dan budinya di depan warnet untuk membuat Fes Buk.
Suatu siang yang panas karena matahari dengan nakalnya dateng pengen nyapa manusia di galaksi Arjuna Wiwaha(oke…galaksi Bima Sakti!). Di sebuah warnet yang berisi bermacam-macam suku manusia penggila dunia gag nyata(maya), tampak dari mereka ada yang keringatnya ampe bisa dibuat kuah bakso, ada gadis manis yang cekikikan gag jelas seperti ekspresi mak lampir apabila grandong nyatain cinta lewat acara termehek-mehek…ada anak yang belum bisa benerin pipisnya udah melongo di depan warnet. Di sinilah pengalaman meby dan boeebh.
Meby : boeebh, sepertinya dunia semakin berubah.
Boeebh : iya…semenjak warnet ini kita masuki.
Meby : mungkin semacam itu….Mau ngapain seh ke warnet?
Boeebh : bikin Fes Buk!
Meby : emang bisa?
Boeebh : di dunia in yang gag mungkin kalo kamu kena THT di jempol.
Setelah beberapa menit di warnet dan belum menghasilkan sebuah Fes Buk, maka keadaan-pun semakin memanas. Alasannya sih karena memang tidak disediakan AC di warnet itu…
Setelah Biling mennjukkan angka 30:45, keadaan semakin tidak terkontrol. Kali ini karena warnetnya Lo(ding)La(mbat).
Boeebh : nih kenapa ya fes Buknya???
Meby :…
Boeebh : pasti ada yang salah niy…
Meby :…
Boeebh : ah..kalo gini sih mending gag usah Fesbuk-Fesbuk-an, lagian gag penting juga…Aku akan mencoba menjadi seorang blogger…
Meby : giman bisa daftar…kalo ini bukan website-nya Fes Buk…kalo disini kamu bisanya beli barang…!!!!!
Boeebh : ….
Dan kaena insiden ini, boeebh segera menutup biling dan segera beranjak pulang. Lagi-lagi dengan alasan bahwa warnetnya…PANAS!

Demikian cerita hari ini. Apabila Anda tidak mampu memahami cerita tersebut karena tidak mengerti konflik-nya, maka kesalahan sepenuhnya adalah milik wordpress.com yang membiarkan tulisan-tulisan bodoh ini beredar luas. Terima kasih. Untuk info lebih lanjut…hubungi satpol pp setempat.

Diterbitkan di:  on at 7:16 am Tinggalkan sebuah Komentar

udah harus lebih optimis…

biarpun selalu ngerasa jadi looser sejati dan masa masa mengenang kebodohan dan sebagainya…aku akhirnya sadar satu hal…aku kayaknya harus lebih optimis…optimis membuat anda lebih tegar saudara-saudara…tapi bukan berarti terlalu menggebu…soalnya dalam beberapa kasus, hal ini malah membuat kita sakit pada akhirnya, bila kita tidak mendapatkanya.
yap…sang pecundang sedikit demi sedikit belajar menjadi orang yang optimis.
karena aku gag mau di masa mendatang…orang akan mengenalku dengan pecundang sejati…tetapi lebih melegakan dengan panggilan pecundang yang mau berusaha….hah…hah…hah…

Diterbitkan di:  on 19 Mei, 2009 at 6:03 am Tinggalkan sebuah Komentar

biarkan saja orang-orang berteriak dan melolong…
biarkan saja aku masih berjalan dan mendalami kebodohanku…
seperti tidak pernah ada lagi harapan untuk menjadi lebih baik…
SETAN…!!!!
aku tidak pernah benar dalam perjalananku…selalu tersesat dan salah…
boleh aku jadi benar sekarang…
setidaknya, untuk sekali dalam hidupku…

Diterbitkan di:  on 5 Mei, 2009 at 9:01 am Tinggalkan sebuah Komentar